Diskusi Panel
Dalam rangka memberikan referensi secara benar dan tepat mengenai
era globalisasi dan keterbukaan publik, Bagian Komunikasi dan
Informatika (Kominfo) Setda Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan
Jawa Pos Radar Bromo menggelar Diskusi Panel tentang Media dan
Transparansi Publik, Selasa (11/11). Kegiatan di Gedung Djojolelono
Kabupaten Probolinggo itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs
HA. Timbul Prihanjoko sebagai pembicara kunci (keynote speaker)
sekaligus membuka diskusi panel.
Setelah itu empat panelis yakni, Ombudsman Jawa Pos Rohman Budijanto,
Direktur Radar Bromo Taufik Lamade, Direktur JTV Imam Syafi’i dan
mantan Ketua Komisi Informasi Publik Jawa Timur Joko Teruko mengupas isu
seputar media dan transparansi publik. Hadir pula para asisten, staf
ahli, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan camat, direktur
Perusahaan Daerah dan para lurah di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Kepala Bagian Kominfo Yulius Christian mengatakan, kegiatan ini
bertujuan memberikan referensi kepada pejabat publik bagaimana cara
berkomunikasi yang baik dengan media. Juga untuk mengetahui bagaimana
wartawan menjalankan fungsi jurnalistik, sudah sesuai dengan kode etik
jurnalistik atau belum. Sementara Wabup Timbul saat memberikan sambutan
sangat mengapresiasi kegiatan diskusi panel tersebut. “Bagaimana
kemudian pers itu bisa mencerdaskan masyarakat dengan informasi yang
akurat dan sesuai fakta,” ungkapnya.
Menurut Wabup Timbul, perkembangan dinamis akan membawa perubahan
nyata di berbagai sektor kehidupan. Termasuk adanya arus globalisasi di
bidang komunikasi dan teknologi, penyebaran informasi secara global
melalui media cetak maupun elektronik yang berdampak dan pengaruh di
berbagai aspek kehidupan. “Yang terpenting kebebasan pers harus
dilaksanakan secara bertanggung jawab didukung oleh kearifan lokal dan
taat pada kode etik jurnalistik dalam menyajikan informasi yang
berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan serta berkontribusi terhadap
peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai informasi,”
pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan Anugerah Kehumasan yang
menjadi apresiasi atas kinerja pejabat yang selalu terbuka dengan
informasi. Ada tiga nominasi yang dilombakan. Yakni, kategori pejabat
eselon II, dari lima pejabat yang masuk nominasi, Kepala DPKD Tanto
Walono keluar sebagai pemenang. Kategori selanjutnya yakni kepala SKPD
eselon III non camat, keluar nama Kepala Satpol PP Achmad Aruman.
Sementara kategori ketiga yakni camat, keluar nama Camat Paiton Slamet
Hariyanto.
“Penghargaan diberikan kepada pejabat publik/kepala SKPD yang telah
melaksanakan komunikasi yang baik dengan media, agar nantinya dapat
dijadikan referensi dalam berkomunikasi dengan media,” ujar Yulius.
Tidak ada komentar: